Dampak Regulasi Starlink Internet Terbaru
Regulasi Starlink di Indonesia berubah hampir setiap semester sejak 2024. Ada larangan jelajah di darat, rekomendasi KPPU soal kota besar, kewajiban NOC lokal, sampai perkara pidana reseller RT/RW Net di Padang. Akibatnya, setiap minggu ada calon pembeli yang bertanya kepada kami: Starlink masih legal atau tidak?
Jawaban pendeknya: legal, selama Anda memakainya di alamat tetap dan atas nama akun sendiri. Artikel ini merangkum semua regulasi Starlink yang berlaku per 28 September 2026 dalam satu tabel. Setelah itu, ada harga unit yang sesuai aturan, garis waktu, sanksi, dan dampaknya untuk rumah, bisnis, serta kapal. Semua poin kami ambil dari pernyataan resmi Komdigi, KPPU, dokumen pengadilan, dan ketentuan Starlink. Lalu, kami tambahkan pengalaman tim kami memasang ratusan unit sepanjang 2026.

Ringkasan Regulasi Starlink 2026 dalam Satu Tabel
Kalau Anda hanya punya satu menit, tabel regulasi Starlink ini sudah cukup. Penjelasan tiap baris ada di bagian berikutnya, lengkap dengan sumbernya.
| Pertanyaan | Jawaban per 28 September 2026 | Dasarnya |
|---|---|---|
| Starlink legal di Indonesia? | Ya, karena PT Starlink Services Indonesia memegang izin VSAT, ISP, dan hak labuh | Izin Komdigi Mei 2024, lalu perpanjangan hak labuh Agustus 2025 |
| Boleh untuk rumah atau kantor? | Boleh, yaitu di alamat tetap yang Anda daftarkan | Izin sebagai penyelenggara internet tetap, jadi bukan seluler |
| Boleh di kota besar? | Boleh, karena KPPU hanya memberi rekomendasi, bukan larangan | Rekomendasi KPPU 4 Desember 2024, jadi tidak mengikat |
| Boleh di mobil yang berjalan? | Tidak, karena Komdigi melarang jelajah di darat | Syarat perpanjangan hak labuh Komdigi sejak 4 Agustus 2025 |
| Starlink Mini boleh? | Boleh, asalkan Anda memakainya di satu titik, bukan saat kendaraan bergerak | Izin internet tetap, lalu ritel besar resmi menjual Mini sejak April 2026 |
| Boleh di kapal? | Boleh, bahkan saat berlayar antarwilayah maksimal 7 hari | Pengecualian Komdigi, khususnya untuk pelayaran |
| Boleh jual ulang ke tetangga (RT/RW Net)? | Tidak, karena ini pidana tanpa izin penyelenggara | UU 36/1999 Pasal 47 jo Pasal 11, perkara PN Padang Juli 2026 |
| Boleh beli lewat reseller? | Boleh, asalkan langganan tetap atas nama Anda sendiri | Ketentuan layanan Starlink: tanpa agen tidak resmi |
| Unit dari luar negeri boleh? | Sebaiknya jangan, karena sering gagal aktivasi dan tanpa garansi | Pengalaman lapangan kami sepanjang 2025 sampai 2026 |
| Ada pembatasan kuota? | Ada, yaitu kecepatan turun setelah kuota prioritas habis | Kebijakan pemakaian wajar Starlink, ramai sejak September 2026 |
| Pendaftaran baru masih buka? | Buka, karena penutupan Juli 2025 hanya berlangsung sekitar dua minggu | Konfirmasi Komdigi 22 Juli 2025 |
Harga Starlink yang Sesuai Regulasi, per 28 September 2026
Banyak pembaca artikel ini sedang menimbang membeli. Karena itu, kami taruh harga di sini, sebelum pembahasan aturan. Angka di bawah sama persis dengan halaman harga Starlink Indonesia kami, jadi Anda tidak perlu membandingkan dua halaman.
| Komponen biaya | Harga | Kaitannya dengan aturan |
|---|---|---|
| Unit Starlink Gen 3 V4 | Rp 5.900.000 | Stok gudang Jakarta, jadi aktivasi pasti bisa di Indonesia |
| Unit Starlink Mini | Rp 5.199.000 | Boleh berpindah titik, tetapi bukan saat kendaraan berjalan |
| Pasang sendiri | Ongkos kirim saja, jadi tanpa biaya jasa | Kami pandu aktivasi lewat WhatsApp, sekaligus pendaftaran alamat yang benar |
| Teknisi, DKI Jakarta | Rp 1.000.000 | Ongkos kirim sudah masuk, lalu teknisi memastikan akun atas nama Anda |
| Teknisi, Jawa luar Jakarta | Rp 1.500.000 | Per unit, di luar biaya transport |
| Teknisi, Kalimantan dan Nusa Tenggara | Rp 2.500.000 | Per unit, di luar transport dan akomodasi |
| Teknisi, Sulawesi | Rp 3.000.000 | Per unit, di luar transport dan akomodasi |
| Teknisi, Maluku | Rp 3.500.000 | Per unit, di luar transport dan akomodasi |
| Teknisi, Papua | Rp 4.000.000 | Per unit, di luar transport dan akomodasi |
Paket bulanannya mengikuti aturan yang sama. Lokal Prioritas untuk alamat tetap mulai Rp 550.000, lalu Mobile Regional Rp 1.749.000 untuk lokasi berpindah. Untuk kapal lintas negara, paketnya Global Prioritas. Daftar lengkap 11 paket ada di harga paket Starlink terbaru, sedangkan ulasan unitnya ada di artikel Starlink Gen 3 V4.
Tanya stok dan harga via WhatsApp 0812-8738-1116. Teknisi yang membalas, bukan bot, Senin sampai Sabtu 08.00 sampai 17.00 WIB.
Garis Waktu Regulasi Starlink di Indonesia, 2024 sampai 2026
Regulasi Starlink hari ini adalah tumpukan keputusan selama dua tahun lebih. Karena itu, urutan kejadiannya penting untuk memahami mana yang masih berlaku dan mana yang sudah lewat.
| Waktu | Kejadian | Masih berlaku? |
|---|---|---|
| Mei 2024 | Komdigi menerbitkan izin VSAT dan ISP untuk Starlink Services Indonesia, lalu Starlink meluncur di Bali. KPPU menyelidiki diskon perangkat 40%. | Izin berlaku, sedangkan penyelidikan selesai tanpa sanksi |
| Mei 2024 | SpaceX menegaskan larangan menjual ulang layanan Starlink tanpa otorisasi. | Ya, sampai sekarang |
| 4 Desember 2024 | KPPU merekomendasikan Starlink fokus di daerah 3T dan tidak di kota besar. | Ya, sebagai rekomendasi |
| Pertengahan Juli 2025 | Starlink menutup pendaftaran pelanggan baru karena kapasitas nasional penuh. | Tidak, karena hanya berlangsung sekitar dua minggu |
| 22 Juli 2025 | Komdigi memantau Starlink membuka kembali pendaftaran dan aktivasi pelanggan baru. | Ya |
| 4 Agustus 2025 | Komdigi memperpanjang hak labuh dengan syarat: Starlink tidak boleh menjual perangkat jelajah untuk darat. | Ya |
| Agustus 2025 | Polisi mulai menyidik warga Mentawai yang menjual ulang koneksi Starlink lewat voucher. | Ya, karena perkaranya masih berjalan |
| April 2026 | Komdigi dan APJII memperingatkan maraknya RT/RW Net ilegal berbasis Starlink. Pada bulan yang sama, ritel besar mulai resmi menjual Starlink Mini dan Standard. | Ya |
| 2 Juni 2026 | Komdigi mewajibkan Starlink membangun NOC di Indonesia, patuh aturan konten, dan membuka pasar. | Ya, sedang berjalan |
| 22 Juli 2026 | Perkara reseller Mentawai masuk daftar Pengadilan Negeri Padang, nomor 450/Pid.Sus/2026/PN Pdg. | Ya, karena masih menunggu putusan |
| September 2026 | Notifikasi pembatasan layanan ramai di aplikasi, karena kuota prioritas dan kepadatan sel. | Ya |
Apakah Starlink Legal di Indonesia? Ini Tiga Izinnya
Ya, Starlink legal. Yang beroperasi di Indonesia adalah PT Starlink Services Indonesia, bukan SpaceX secara langsung. Perusahaan ini memegang tiga izin sekaligus, yaitu izin penyelenggara jaringan VSAT, izin penyelenggara jasa internet, dan hak labuh satelit. Komdigi menerbitkannya pada Mei 2024, lalu memperpanjang hak labuhnya pada 4 Agustus 2025.
Ada tiga syarat teknis yang jarang orang tahu. Pertama, Starlink memakai spektrum E-Band untuk hubungan antara satelit dan stasiun bumi. Kedua, Starlink sudah membangun sekitar tujuh hub atau gateway di Indonesia. Ketiga, lalu lintas datanya melewati penyedia transit lokal, sehingga pemerintah bisa mengawasinya seperti operator lain.
Jadi, kalau ada yang bilang Starlink ilegal atau sudah berhenti di Indonesia, itu tidak benar. Yang ada hanyalah pembatasan pada cara pakai tertentu. Sejarah masuknya Starlink ada di halaman Starlink Indonesia kami.
Regulasi Starlink di Kota Besar: Boleh atau Tidak?
Ini pertanyaan paling sering, jadi kami jawab dulu. Pada 4 Desember 2024, KPPU lewat Direktur Ekonomi Mulyawan Ranamenggala merekomendasikan agar layanan satelit orbit rendah mendapat prioritas di daerah 3T. Alasannya, operator lokal bisa kalah bersaing di kota, apalagi jika teknologi langsung ke ponsel ikut masuk.
Namun, rekomendasi bukan larangan. KPPU menyampaikannya kepada Presiden dan kementerian, bukan menerbitkan aturan. Sampai hari ini tidak ada peraturan yang melarang Anda memasang Starlink di Jakarta, Surabaya, atau Medan. Jadi, kalau alamat Anda di kota dan aplikasi menyatakan ada slot, Anda boleh berlangganan.
Yang membatasi di kota justru kapasitas, bukan hukum. Sel area yang padat lebih cepat penuh, sehingga beberapa alamat mendapat status daftar tunggu. Pengalaman kami memasang di ibu kota ada di artikel beli Starlink di Jakarta.
Larangan Jelajah Darat: Mobil Tidak Boleh, Mini Boleh, Kapal Boleh
Inilah aturan yang paling sering orang langgar tanpa sadar. Pada 4 Agustus 2025, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi Wayan Toni Supriyanto memperpanjang hak labuh Starlink dengan satu syarat tegas. Starlink tidak boleh menjual perangkat jelajah untuk pemakaian bergerak di darat. Kalau melanggar, Komdigi mengancam mencabut hak labuhnya.
Alasannya sederhana. Starlink berizin sebagai penyelenggara internet tetap, sedangkan layanan bergerak di darat adalah ranah operator seluler. Kutipan resminya bahkan spesifik: memakai Wi-Fi Starlink di mobil yang sedang berjalan itu tidak boleh. Namun, aturan ini sering orang salah tafsir menjadi larangan total untuk Starlink Mini. Tabel di bawah meluruskannya.
Tabel skenario jelajah: mana yang boleh dan tidak
| Skenario pemakaian | Status | Alasannya |
|---|---|---|
| Antena di atap rumah atau kantor | Boleh | Alamat tetap, jadi sesuai izin internet tetap |
| Starlink Mini Anda bawa ke lokasi proyek, lalu Anda pasang di satu titik | Boleh | Tetap pemakaian di titik tetap, karena antena tidak bergerak saat bekerja |
| Starlink Mini di atap mobil yang sedang berjalan | Tidak boleh | Ini jelajah darat, yaitu ranah operator seluler |
| Antena di kendaraan proyek, hanya menyala saat parkir | Boleh, dengan catatan | Matikan saat berjalan, lalu daftarkan alamat lokasi kerja |
| Kapal berlayar antarwilayah di Indonesia | Boleh maksimal 7 hari | Pengecualian Komdigi, khususnya untuk pelayaran |
| Kapal lintas negara | Boleh | Paket Global Prioritas, yaitu dengan antena Flat High Performance |
| Kereta, bus, atau truk logistik saat berjalan | Tidak boleh | Sama dengan mobil, jadi pakai jaringan seluler untuk perjalanan |
Karena itu, Starlink Mini tetap resmi beredar, bahkan ritel besar menjualnya sejak April 2026. Kelebihan dan batasannya kami ulas di artikel Starlink Mini portabel. Untuk kapal, perangkat dan paketnya ada di halaman internet maritime Flat High Performance, sedangkan peta area kosong sinyal ada di Starlink maritim Indonesia.

Belum yakin lokasi atau pola pakai Anda masuk kolom “boleh”? Kirim lokasi dan rencana pemakaian Anda lewat WhatsApp, lalu teknisi kami jawab dalam jam kerja.
Regulasi Starlink untuk Reseller dan RT/RW Net: Kasus Mentawai
Bagian ini penting untuk Anda yang berniat membagi koneksi Starlink ke tetangga dengan bayaran. Seorang warga Sikakap, Kepulauan Mentawai, berlangganan Starlink lalu menyalurkannya ke warga lewat perangkat MikroTik dan kabel serat optik. Ia memungut biaya pasang Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000, lalu menjual voucher data, misalnya 2 GB seharga Rp 10.000.
Polisi menyidiknya sejak Agustus 2025. Pada 22 Juli 2026, perkaranya masuk daftar Pengadilan Negeri Padang dengan nomor 450/Pid.Sus/2026/PN Pdg. Jaksa memakai Pasal 47 juncto Pasal 11 ayat (1) UU Telekomunikasi Nomor 36 Tahun 1999. Pasal 11 mewajibkan izin berusaha sebelum menyelenggarakan telekomunikasi, sedangkan Pasal 47 mengatur pidananya: penjara sampai 10 tahun atau denda sampai Rp 1,5 miliar.
Pesannya jelas: menjual ulang internet tanpa izin penyelenggara adalah tindak pidana, bukan sekadar pelanggaran syarat layanan. Pada April 2026, Komdigi dan APJII menegaskan hal yang sama, lalu menyebut puluhan operator ilegal sudah kena blokir sejak 2024. Starlink sendiri melarang penjualan ulang tanpa otorisasi sejak Mei 2024, dan bisa memutus layanan sepihak jika pola pemakaian menunjukkan penjualan komersial.
Jalur resmi kalau Anda ingin berjualan internet
Kalau niatnya memang usaha, jalurnya ada dan tidak rumit. Pertama, ajukan izin penyelenggara jasa telekomunikasi lewat OSS dengan KBLI 61994 untuk jasa jual kembali. Kedua, buat perjanjian kerja sama dengan penyelenggara berizin, misalnya ISP lokal. Ketiga, catat pelanggan dan tarif Anda secara transparan. Tanpa tiga hal itu, NIB saja tidak cukup.
Beli lewat reseller itu beda dengan jual ulang
Lalu, apa bedanya dengan membeli lewat kami? Karunia Sinergi menjual perangkat, jasa pemasangan, dan layanan pemantauan. Langganan tetap atas nama Anda di akun Starlink Anda sendiri, sehingga tidak ada penjualan ulang koneksi. Cara membedakan penjual yang aman dan yang berisiko ada di artikel reseller Starlink Indonesia: 5 cek sebelum bayar.
| Praktik | Status hukum | Kenapa |
|---|---|---|
| Membeli unit dari reseller, akun atas nama Anda | Legal | Reseller hanya menjual barang dan jasa, jadi tidak menyelenggarakan telekomunikasi |
| Satu unit untuk satu kantor dengan banyak karyawan | Legal | Pemakaian sendiri, karena tidak ada tarif ke pihak lain |
| Membagi Wi-Fi gratis ke tetangga tanpa bayaran | Melanggar ketentuan Starlink | Bukan pidana, tetapi Starlink bisa memutus layanan |
| Menjual voucher atau tarik kabel ke rumah lain dengan bayaran | Pidana | Pasal 47 jo Pasal 11 UU 36/1999, seperti perkara Mentawai |
| Warnet atau kafe dengan Wi-Fi untuk tamu | Legal | Internet bagian dari layanan utama, jadi bukan jual ulang koneksi |
| RT/RW Net berizin OSS dan bermitra ISP | Legal | Karena sudah menjadi penyelenggara jasa berizin |
Kewajiban Baru Starlink: NOC Lokal, Konten, dan Pasar Terbuka
Pada 2 Juni 2026, Sekretaris Jenderal Komdigi Ismail menyampaikan tiga kewajiban untuk Starlink. Pertama, membangun pusat operasi jaringan atau NOC di Indonesia agar kendali jaringan ada di dalam negeri. Kedua, mematuhi aturan konten yang berlaku untuk semua penyedia internet, misalnya pemblokiran situs. Ketiga, membuka pasarnya, artinya bekerja sama dengan mitra lokal, bukan sekadar menjual perangkat.
Untuk pelanggan, kewajiban ini berdampak positif. Gangguan bisa tim di zona waktu yang sama tangani, dan pemblokiran konten mengikuti aturan yang sama dengan operator lain. Kami sendiri sudah menjalankan pemantauan 24 jam lewat NOC Starlink kami, jadi arah regulasinya sejalan dengan cara kami bekerja.
Pembatasan Kapasitas dan Kuota: Bukan Aturan Pemerintah
Dua hal ini sering orang anggap bagian dari regulasi Starlink oleh pemerintah. Padahal, keduanya kebijakan Starlink sendiri.
Pertama, kapasitas. Pada pertengahan Juli 2025, Starlink menutup pendaftaran baru karena kapasitas nasional penuh. Namun, pada 22 Juli 2025 Komdigi sudah memantau pendaftarannya buka lagi. Jadi, penutupan itu hanya sekitar dua minggu, meskipun beritanya masih beredar sampai sekarang. Ketersediaan di alamat tertentu memang bisa berubah dari bulan ke bulan, karena kapasitas per sel area terbatas.
Kedua, kuota prioritas. Setelah kuota paket habis, kecepatan turun ke jalur biasa sampai bulan berikutnya, tetapi tidak putus. Sejak September 2026, banyak pengguna melihat notifikasi “layanan dibatasi” di aplikasi dan mengira ada aturan baru dari pemerintah. Padahal itu mekanisme kuota. Penjelasan lengkapnya, termasuk cara mengeceknya sendiri, ada di artikel Starlink dibatasi dan lambat: penyebab dan solusinya.
Sanksi Jika Melanggar Regulasi Starlink
Sanksinya berbeda, bergantung pada siapa yang melanggar dan aturan mana yang kena. Tabel ini kami susun dari UU 36/1999, pernyataan Komdigi, dan ketentuan layanan Starlink.
| Pelanggaran | Siapa yang kena | Sanksinya |
|---|---|---|
| Menjual ulang koneksi tanpa izin penyelenggara | Pengguna | Pidana penjara sampai 10 tahun atau denda sampai Rp 1,5 miliar, lalu Starlink memutus akun |
| Memakai unit saat kendaraan berjalan di darat | Pengguna, lalu Starlink | Starlink bisa memutus layanan, sedangkan Komdigi mengancam cabut hak labuh Starlink |
| Starlink menjual perangkat jelajah darat | Starlink | Pencabutan hak labuh, jadi seluruh layanan di Indonesia berhenti |
| Starlink tidak membangun NOC atau tidak patuh aturan konten | Starlink | Sanksi administratif Komdigi, karena menjadi syarat izin |
| Alamat pemasangan beda dengan alamat di akun | Pengguna | Layanan tidak aktif atau kecepatan rendah, karena sel area salah |
| Membeli unit tanpa garansi resmi Indonesia | Pengguna | Bukan sanksi hukum, tetapi unit bisa gagal aktivasi dan tanpa garansi |
Dampak Regulasi Starlink untuk Rumah, Bisnis, Instansi, dan Kapal
| Jenis pengguna | Aturan yang paling berdampak | Yang perlu Anda lakukan |
|---|---|---|
| Rumah tangga | Alamat tetap, lalu kuota prioritas | Daftarkan alamat yang benar, lalu pilih kuota sesuai jumlah perangkat |
| Kantor dan sekolah | Aturan konten, juga kewajiban NOC | Pakai paket Lokal Prioritas dengan IP publik jika ada sistem pusat |
| Instansi pemerintah dan BUMN | Kewajiban NOC lokal dan lokalisasi data | Minta dokumen izin Starlink Services Indonesia untuk lampiran pengadaan, karena auditor biasanya meminta |
| Tambang, kebun, proyek | Larangan jelajah darat | Pasang di satu titik per lokasi, lalu pindahkan alamat lewat aplikasi saat proyek berpindah. Panduannya ada di konfigurasi Starlink untuk tambang |
| Kendaraan operasional | Larangan jelajah darat | Hindari pemakaian saat berjalan, atau gunakan jaringan seluler untuk perjalanan |
| Kapal | Pengecualian 7 hari, lalu Global Prioritas | Gunakan Flat High Performance dengan paket kapal, bukan paket rumah |
| Warnet dan RT/RW Net | UU 36/1999 Pasal 47 jo Pasal 11 | Urus izin penyelenggara lewat OSS, atau jangan menjual ulang |
Daftar Periksa Agar Starlink Anda Aman dari Sanksi
Kami rangkum regulasi Starlink menjadi delapan langkah yang selalu kami cek sebelum aktivasi pelanggan.
- Beli unit dari gudang dalam negeri, karena unit luar negeri sering gagal aktivasi dan tidak bergaransi resmi.
- Minta bukti garansi resmi 1 tahun, jadi Anda tahu unitnya masuk lewat jalur resmi.
- Daftarkan alamat pemasangan yang sebenarnya, bukan alamat kantor pusat, supaya perhitungan sel areanya benar.
- Langganan atas nama Anda sendiri, jadi tagihan dan kendali akun ada di tangan Anda.
- Jangan menjual ulang koneksi, juga tidak lewat voucher ke tetangga.
- Jangan memakai unit saat kendaraan berjalan di darat. Untuk kapal, pakai paket kapal.
- Pilih kuota sesuai pemakaian, sehingga notifikasi pembatasan tidak mengganggu operasional.
- Simpan dokumen izin Starlink Services Indonesia, terutama kalau Anda instansi atau perusahaan yang kena audit.
Kalau salah satu poin di atas belum jelas untuk kondisi Anda, tanyakan lewat WhatsApp. Untuk pemasangan sendiri, ikuti cara pasang Starlink di rumah yang sudah memuat langkah pendaftaran alamat.
Mitos dan Fakta Regulasi Starlink yang Beredar di Grup WhatsApp
| Mitos | Fakta |
|---|---|
| “Pemerintah sudah melarang Starlink di Indonesia.” | Salah, karena izinnya justru Komdigi perpanjang pada Agustus 2025. |
| “Starlink berhenti terima pelanggan baru.” | Salah sejak 22 Juli 2025, karena penutupannya hanya sekitar dua minggu. |
| “Starlink tidak boleh di kota.” | Salah, karena KPPU hanya memberi rekomendasi, bukan larangan. |
| “Starlink Mini ilegal.” | Salah, karena ritel besar resmi menjual Mini sejak April 2026. Larangannya hanya pemakaian saat kendaraan berjalan. |
| “Pembatasan layanan itu aturan pemerintah.” | Salah, karena itu mekanisme kuota prioritas Starlink sendiri. |
| “Bagi Wi-Fi ke tetangga berbayar aman, asal kecil-kecilan.” | Salah, karena perkara Mentawai bermula dari voucher Rp 10.000. |
| “Beli lewat reseller itu ilegal.” | Salah, selama akun tetap atas nama Anda dan reseller tidak menjual ulang koneksi. |
Pertanyaan yang Sering Masuk ke Kami
Apakah regulasi Starlink melarang Starlink di Indonesia?
Tidak. Starlink Services Indonesia memegang izin penyelenggara jaringan, izin jasa internet, dan hak labuh satelit. Larangannya hanya dua: jelajah di darat dan penjualan ulang tanpa izin.
Kenapa Starlink tidak boleh di mobil?
Karena izin Starlink adalah internet tetap, sedangkan layanan bergerak di darat adalah ranah operator seluler. Komdigi menjadikan ini syarat perpanjangan hak labuh pada 4 Agustus 2025.
Apakah Starlink Mini melanggar regulasi Starlink?
Tidak, selama Anda memakainya di satu titik. Mini boleh berpindah lokasi, misalnya dari rumah ke lokasi proyek, tetapi tidak boleh bekerja saat kendaraan berjalan.
Apakah paket Residensial boleh untuk usaha kecil?
Boleh untuk pemakaian sendiri, misalnya toko atau kafe. Namun, begitu Anda membagi koneksi ke orang lain dengan bayaran, statusnya berubah menjadi penjualan ulang.
Bagaimana cara resmi menjadi penjual ulang internet?
Ajukan izin penyelenggara jasa telekomunikasi lewat OSS dengan KBLI 61994, lalu buat perjanjian kerja sama dengan penyelenggara berizin. Tanpa itu, NIB saja tidak cukup.
Apakah instansi pemerintah boleh memakai Starlink?
Boleh, dan banyak yang sudah memakainya untuk lokasi tanpa fiber. Biasanya bagian pengadaan meminta salinan izin Starlink Services Indonesia dan kepastian NOC lokal, jadi siapkan dokumennya sejak awal.
Apakah aturan ini akan berubah lagi?
Kemungkinan besar ya. Kewajiban NOC lokal masih berjalan, perkara Mentawai belum putus, dan pemerintah sedang menata reseller. Karena itu, kami perbarui halaman ini setiap ada keputusan baru.
Apakah Starlink bisa memutus layanan saya?
Bisa, jika pola pemakaian menunjukkan penjualan ulang atau unit berpindah-pindah di darat. Starlink berhak memutus layanan sepihak berdasarkan ketentuan layanannya.
Butuh Bantuan Menyesuaikan dengan Regulasi Starlink?
Regulasi Starlink memang terus berubah, tetapi intinya tetap sama: pakai di alamat tetap, atas nama sendiri, dengan kuota yang cukup. Tiga hal itu kami pastikan sejak hari pertama pemasangan, sehingga Anda tidak perlu mengikuti setiap berita.
Jadi, ceritakan lokasi dan rencana pemakaian Anda, lalu kami sarankan perangkat dan paket yang sesuai aturan sebelum Anda membayar.
- Konsultasi gratis via WhatsApp 0812-8738-1116
- Isi form pemesanan, lalu kami hubungi dalam jam kerja
- Baca ulasan harga Starlink 2026 dan stoknya
- Lihat daftar harga lengkap
Diperbaharui 28 September 2026. Kami perbarui setiap ada keputusan baru dari Komdigi, KPPU, pengadilan, atau Starlink.
Sumber
- Kompas, 5 Agustus 2025: Komdigi perpanjang izin layanan Starlink
- Detik, 4 Agustus 2025: larangan Starlink jual perangkat jelajah
- Antara, 22 Juli 2025: Starlink buka lagi aktivasi pelanggan baru
- CNBC Indonesia, 4 Desember 2024: rekomendasi KPPU
- Bisnis, 2 Juni 2026: Komdigi wajibkan Starlink bangun NOC
- AFU.id, 2026: perkara komersialisasi Starlink di Mentawai
- Bisnis, 27 Mei 2024: SpaceX larang penjualan kembali Starlink
- Kompas, 19 April 2026: Starlink Mini dan Standard resmi masuk ritel




Comments are closed.