Review Starlink Gen 3 V4: Spesifikasi, Harga, dan Cara Pasang 2026
Starlink Gen 3 adalah kit standar generasi paling baru dari Starlink untuk rumah, kantor, sekolah, dan lokasi kerja. Di Indonesia, orang lebih sering menyebutnya Starlink Gen 3 V4 atau Standard Kit. Harganya di Karunia Sinergi Rp 5.900.000 per unit dengan garansi resmi 1 tahun, dan stoknya siap kirim dari gudang Jakarta hari ini.
Ulasan ini merangkum harga hari ini, 11 pilihan paket bulanan, spesifikasi resmi, isi kotak, bedanya dengan Gen 2, biaya listrik, sampai cara pasangnya. Semua angka kami ambil dari halaman pemesanan kami sendiri, lembar spesifikasi Starlink, dan catatan teknisi kami di lapangan. Jadi, Anda bisa memutuskan dengan data, bukan dengan tebakan.

Harga Starlink Gen 3 Hari Ini: Rp 5,9 Juta, Ready Stock Jakarta
Angka di bawah ini sama persis dengan halaman pemesanan Karunia Sinergi. Kami perbarui setiap kali harga berubah, jadi Anda tidak perlu membandingkan dua halaman.
Harga unit dan jasa pasang
| Komponen biaya | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| Unit Starlink Gen 3 V4 | Rp 5.900.000 | Kit lengkap, konfigurasi awal, garansi resmi 1 tahun |
| Pasang sendiri | Ongkos kirim saja | Setelah itu, kami pandu aktivasi lewat WhatsApp |
| Teknisi, DKI Jakarta | Rp 1.000.000 | Ongkos kirim sudah masuk, jadi tidak ada biaya lain |
| Teknisi, Jawa luar Jakarta | Rp 1.500.000 | Per unit, belum termasuk transport |
| Teknisi, Kalimantan dan Nusa Tenggara | Rp 2.500.000 | Per unit, belum termasuk transport dan akomodasi |
| Teknisi, Sulawesi | Rp 3.000.000 | Per unit, belum termasuk transport dan akomodasi |
| Teknisi, Maluku | Rp 3.500.000 | Per unit, belum termasuk transport dan akomodasi |
| Teknisi, Papua | Rp 4.000.000 | Per unit, belum termasuk transport dan akomodasi |
Per September 2026, harga unit Starlink Gen 3 di toko lain berkisar Rp 6,2 juta sampai Rp 6,8 juta. Selisihnya biasanya datang dari margin toko dan biaya kirim. Di sini, harga unitnya Rp 5.900.000 dan Anda bebas memilih pasang sendiri atau lewat teknisi kami.
Paket bulanan untuk Starlink Gen 3
Starlink Gen 3 memakai paket alamat tetap (Lokal Prioritas) atau paket berpindah (Mobile Regional). Untuk kapal lintas negara, paketnya berbeda, yaitu Global Prioritas dengan antena Flat High Performance.
| Nama paket | Harga per bulan | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Lokal Prioritas 50 GB | Rp 550.000 | Rumah, pemakaian ringan, cadangan kantor |
| Lokal Prioritas 500 GB | Rp 1.550.000 | Keluarga, kerja dari rumah |
| Lokal Prioritas 1 TB | Rp 2.800.000 | Usaha, banyak perangkat |
| Lokal Prioritas 2 TB | Rp 5.300.000 | Kantor cabang, sekolah, opsi IP publik |
| Lokal Prioritas 5 TB | Rp 18.300.000 | Tambang, perkebunan, kamp proyek |
| Mobile Regional, kuota tanpa batas | Rp 1.749.000 | Kendaraan proyek, lokasi berpindah, pesisir |
| Global Prioritas 50 GB sampai 2 TB | Rp 4.599.000 sampai Rp 40.799.000 | Kapal lintas negara, jadi pakai Flat High Performance |
Semua paket sudah termasuk pemantauan NOC kami 24 jam. Daftar lengkap beserta syaratnya ada di halaman harga Starlink Indonesia, sedangkan detail paket tanpa batas ada di halaman Jelajah Unlimited.
Rekomendasi paket per jenis lokasi
| Jenis lokasi | Paket yang kami sarankan | Biaya awal | Kenapa |
|---|---|---|---|
| Rumah, 5 sampai 10 perangkat | Lokal Prioritas 50 GB atau 500 GB | Rp 5,9 juta + pasang | Kuota cukup, karena beban puncak hanya malam hari |
| Kantor kecil, 10 sampai 30 perangkat | Lokal Prioritas 1 TB | Rp 5,9 juta + pasang | Rapat video dan CCTV memakan kuota cepat |
| Sekolah atau puskesmas | Lokal Prioritas 2 TB | Rp 5,9 juta + pasang | Banyak pengguna serentak, jadi perlu IP publik untuk sistem pusat |
| Tambang, kebun, kamp proyek | Lokal Prioritas 5 TB, sering 2 unit | Rp 11,8 juta + pasang | Satu unit cadangan menjaga operasi tetap jalan |
| Kendaraan proyek atau pesisir | Mobile Regional | Rp 5,9 juta + pasang | Bisa pindah lokasi tanpa lapor ulang alamat |
Tanya stok Starlink Gen 3 via WhatsApp. Teknisi yang membalas, bukan bot, Senin sampai Sabtu 08.00 sampai 17.00 WIB. Sebelum membayar di mana pun, cek juga lima tanda reseller Starlink yang aman agar unit Anda bisa aktif di Indonesia.
Apa Itu Starlink Gen 3 dan Kenapa Namanya V4?
Starlink memberi nomor generasi pada kit lengkapnya, sedangkan V4 merujuk pada versi antenanya. Jadi, Starlink Gen 3 V4 berarti kit generasi ketiga dengan antena versi keempat. Dengan kata lain, dua nama itu menunjuk barang yang sama, yaitu kit Standard yang beredar sekarang.
Perubahan paling besar tentu ada pada antenanya. Antena Gen 3 tidak lagi memakai motor penggerak, sehingga bentuknya lebih tipis dan bobotnya lebih ringan. Anda cukup mengarahkannya sekali lewat aplikasi Starlink, lalu antena bekerja sendiri sepanjang hari.
Selain itu, routernya naik kelas ke Wi-Fi 6. Router ini punya dua port LAN, jadi Anda tidak perlu adaptor tambahan untuk kabel jaringan. Bagi kantor kecil, dua port itu cukup untuk satu switch dan satu NVR CCTV.
Spesifikasi Starlink Gen 3 (Lembar Resmi)
Berikut spesifikasi Starlink Gen 3 V4 dari halaman spesifikasi resmi Starlink. Kami tambahkan catatan lapangan pada beberapa baris agar angkanya lebih mudah Anda bayangkan.
| Komponen | Spesifikasi | Catatan lapangan |
|---|---|---|
| Jenis antena | Phased array elektronik, tanpa motor | Tidak ada bagian bergerak, jadi minim kerusakan mekanis |
| Bidang pandang | 110° | Lebih lebar 10° dari Gen 2, sehingga lebih toleran pada halangan pohon |
| Orientasi | Manual lewat aplikasi | Aplikasi menunjukkan arah miring yang benar ketika pasang |
| Dimensi antena | 575 × 385 × 39,7 mm | Muat di dus laptop besar, jadi mudah masuk mobil |
| Berat antena | 2,9 kg (3,2 kg dengan kickstand) | Ringan, sehingga satu orang cukup untuk naik ke atap |
| Ketahanan | IP67, suhu −30 °C sampai 50 °C | Aman untuk hujan tropis, bahkan panas siang hari |
| Pencair salju | Sampai 40 mm/jam | Tidak relevan di Indonesia, tetapi menunjukkan cadangan daya pemanas |
| Konsumsi daya | Rata-rata 75–100 W | Angka ini kemudian kami pakai untuk hitung biaya listrik di bawah |
| Kabel antena | 15 m, konektor RJ45 | Bisa ganti ke 45 m jika atap jauh dari router |
| Router | Wi-Fi 6, tri-band, 2 port LAN gigabit | Cakupan sampai 297 m², sampai 235 perangkat |
| Catu daya | 100–240 V AC | Jadi, colok langsung ke stopkontak rumah |
| Garansi | 1 tahun resmi Starlink Indonesia | Jika klaim, kami bantu proses sampai unit pengganti tiba |
Isi kotak Starlink Gen 3
Saat kotak Anda buka, isinya sudah lengkap untuk langsung menyala. Anda tidak perlu membeli apa pun lagi, kecuali tiang atau braket jika ingin pasang permanen di atap.
- 1 antena Starlink Standard V4, yaitu antena tanpa motor
- 1 kickstand, yaitu dudukan lantai lepas-pasang
- 1 router Wi-Fi 6 Gen 3 dengan dua port LAN
- 1 kabel antena 15 m
- 1 catu daya beserta kabel listrik, jadi tidak perlu beli adaptor
- Terakhir, kartu panduan singkat
Starlink Gen 3 vs Gen 2: Apa yang Berubah?
Kami masih menyediakan kedua versi, jadi pertanyaan ini muncul hampir setiap hari. Jawaban pendeknya: Starlink Gen 3 unggul di router dan kemudahan perawatan, sedangkan Gen 2 unggul di pengarahan otomatis. Singkatnya, tabel di bawah merangkum bedanya.
| Aspek | Starlink Gen 3 V4 | Starlink Gen 2 V3 |
|---|---|---|
| Motor pengarah | Tidak ada, jadi arahkan manual lewat aplikasi | Ada, sehingga antena mencari arah sendiri |
| Bidang pandang | 110° | 100° |
| Standar Wi-Fi | Wi-Fi 6, tri-band | Wi-Fi 5, dual-band |
| Port LAN | 2 port bawaan | Tidak ada, jadi perlu adaptor Ethernet |
| Cakupan Wi-Fi | Sampai 297 m² | Sampai 185 m² |
| Konektor kabel | RJ45 standar industri | Konektor khusus Starlink |
| Dudukan | Kickstand lepas-pasang | Tiang menyatu dengan antena |
| Dukungan pabrikan | Lini aktif, aksesori terus bertambah | Mulai berkurang, karena lini ini pelan-pelan pensiun |
Untuk pemasangan di tower tinggi yang sulit Anda naiki lagi, motor pengarah Gen 2 masih punya nilai. Namun, untuk rumah, kantor, dan kebun, kami hampir selalu merekomendasikan Gen 3. Alasannya sederhana: lebih sedikit komponen bergerak berarti lebih sedikit hal yang bisa rusak.
Starlink Gen 3 vs Fiber Optik vs Router 4G
Banyak calon pembeli sebenarnya bukan memilih antar generasi Starlink, melainkan memilih antara satelit, kabel, dan seluler. Karena itu, kami sandingkan ketiganya dengan angka yang biasa kami temui di lapangan.
| Aspek | Starlink Gen 3 | Fiber optik | Router 4G |
|---|---|---|---|
| Jangkauan | Seluruh Indonesia, asal langit terbuka | Hanya area yang sudah ada kabel | Hanya area dengan sinyal kuat |
| Kecepatan unduh | 100 sampai 300 Mbps | 100 sampai 1.000 Mbps | 5 sampai 50 Mbps |
| Latensi | 25 sampai 50 ms | 5 sampai 20 ms | 40 sampai 100 ms |
| Biaya awal | Rp 5,9 juta + pasang | Rp 0 sampai Rp 500 ribu | Rp 500 ribu sampai Rp 2 juta |
| Biaya bulanan | Mulai Rp 550 ribu | Mulai Rp 300 ribu | Mulai Rp 200 ribu, tetapi kuota kecil |
| Waktu pasang | 1 hari setelah unit tiba | 2 minggu sampai tidak pernah | 1 hari |
| Jam sibuk | Turun sebagian, karena prioritas | Stabil | Sering turun drastis |
Kesimpulannya jelas: kalau fiber sudah sampai di depan rumah, ambil fiber. Namun, kalau antrean fiber tidak kunjung datang atau sinyal 4G tinggal satu bar, Starlink Gen 3 adalah jalan tercepat untuk mendapatkan internet setara fiber dalam sehari.
Biaya Listrik per Bulan: Lebih Ringan dari Dugaan
Banyak calon pembeli takut tagihan listriknya membengkak setelah pasang. Padahal, hitungannya cukup ringan jika Anda memakai angka resmi 75–100 W.
Dalam sehari penuh, unit ini memakai 1,8 sampai 2,4 kWh. Artinya, dalam sebulan angkanya menjadi 54 sampai 72 kWh. Dengan tarif PLN rumah tangga Rp 1.444,70 per kWh, biayanya sekitar Rp 78.000 sampai Rp 104.000 sebulan. Jadi, biayanya setara satu paket data seluler kelas menengah.
Kalau listrik di lokasi Anda sering padam, siapkan UPS minimal 1.000 VA atau power station 500 Wh. UPS 600 VA hanya bertahan sekitar 15 menit, karena beban router dan antena saat mencari sinyal bisa menyentuh 100 W. Untuk lokasi tanpa PLN, satu panel surya 300 Wp dengan baterai 100 Ah sudah cukup untuk operasi harian.
Kecepatan di Lapangan: Angka dari Pemasangan Kami
Angka di brosur memang tidak selalu sama dengan angka di rumah Anda. Karena itu, kami membagikan rentang hasil tes dari pemasangan tim kami sepanjang 2026.
- Unduh: 100 sampai 300 Mbps pada langit terbuka, dengan puncak 327 Mbps di Jakarta Timur.
- Unggah: 15 sampai 35 Mbps, jadi cukup untuk CCTV dan rapat video.
- Ping: 25 sampai 50 ms, sehingga rasanya seperti internet kabel untuk kerja harian.
Penentu utamanya bukan unitnya, melainkan langit di atas antena. Halangan pohon atau bangunan sebesar 5% saja sudah menyebabkan putus singkat beberapa kali per jam. Oleh karena itu, teknisi kami selalu memindai langit lewat aplikasi sebelum memasang, lalu memilih titik dengan halangan 0%.
Jika kecepatan turun setelah beberapa bulan, penyebabnya biasanya kuota prioritas atau jam sibuk, bukan kerusakan unit. Kami sudah mengulasnya di artikel Starlink lambat: penyebab dan solusinya.
Kirim titik lokasi Anda via WhatsApp, lalu kami cek halangan langit dan kepadatan sel area sebelum Anda membayar.
Cara Pasang dalam 4 Langkah
Karena tidak ada motor, pemasangan Gen 3 justru lebih cepat dari generasi sebelumnya. Rata-rata teknisi kami menyelesaikannya dalam 60 sampai 90 menit, termasuk aktivasi.
- Pindai langit. Pertama, buka aplikasi Starlink, pilih menu cek halangan, lalu arahkan kamera HP ke langit di titik rencana pasang. Cari lokasi dengan hasil 0% halangan.
- Pasang antena. Kemudian, gunakan kickstand untuk uji coba di lantai, atau braket tiang untuk pasang permanen di atap. Miringkan antena mengikuti petunjuk arah di aplikasi.
- Sambungkan kabel. Selanjutnya, tarik kabel 15 m dari antena ke router, lalu colokkan router ke listrik. Lampu router akan menyala putih setelah sekitar dua menit.
- Aktivasi. Terakhir, masuk ke akun Starlink, daftarkan nomor seri unit, lalu pilih paket. Internet biasanya aktif dalam 5 sampai 15 menit setelah pembayaran.
Langkah keempat inilah yang paling sering gagal jika unit berasal dari luar negeri, karena Starlink mengunci nomor serinya di wilayah lain. Panduan lengkap beserta tips penempatan ada di artikel cara pasang Starlink di rumah.

Starlink Gen 3 atau Starlink Mini?
Pertanyaan ini wajar, karena harga keduanya berdekatan. Jawabannya bergantung pada satu hal: unitnya akan diam di satu tempat, atau ikut Anda berpindah?
| Kebutuhan | Pilih Starlink Gen 3 | Pilih Starlink Mini |
|---|---|---|
| Harga unit | Rp 5.900.000 | Rp 5.199.000 |
| Lokasi | Lokasi tetap, misalnya rumah, kantor, sekolah, kebun, tambang | Lokasi berpindah, misalnya mobil, kapal kecil, survei, kemah |
| Jumlah pengguna | 10 sampai 50 perangkat | 1 sampai 10 perangkat |
| Cakupan Wi-Fi | Sampai 297 m² | Sampai 112 m² |
| Sumber daya | Listrik PLN atau genset | Power bank 100 W atau aki mobil |
| Kecepatan puncak | Lebih tinggi, karena antenanya lebih besar | Lebih rendah, tetapi cukup untuk 1 sampai 3 orang |
Untuk kebutuhan berpindah, baca ulasan kami tentang kelebihan Starlink Mini. Sebaliknya, untuk kapal besar dan operasi 24 jam di laut, lihat halaman internet maritime Flat High Performance.
Siapa yang Cocok Pakai Starlink Gen 3?
Dari ratusan pemasangan kami, pembeli Starlink Gen 3 biasanya masuk salah satu kelompok berikut.
- Perusahaan tambang, kebun, dan proyek konstruksi di area tanpa sinyal, karena laporan harian dan CCTV harus jalan.
- Pemerintah desa, sekolah, dan puskesmas di pedalaman, terutama untuk aplikasi pusat yang butuh IP publik.
- Kantor cabang dan gudang yang antre fiber bertahun-tahun, jadi perlu solusi dalam sehari.
- Rumah di pinggir kota yang hanya kebagian sinyal 4G satu bar.
- Kawasan wisata, glamping, dan vila yang menjual Wi-Fi kencang sebagai daya tarik.
- Kantor pusat yang butuh jalur cadangan ketika fiber utama putus.
Kenapa Beli Starlink Gen 3 di Karunia Sinergi?
Kami bukan toko yang hanya mengirim kotak. Sejak 2020, kami memasang internet satelit untuk proyek strategis nasional, sekolah digital, dan armada kapal. Jadi, yang Anda dapatkan lebih dari sekadar unit.
- Ready stock di Jakarta, jadi kami kirim hari yang sama untuk pesanan sebelum pukul 14.00.
- Garansi resmi Starlink Indonesia 1 tahun, dan kami yang mengurus klaimnya.
- Teknisi datang ke lokasi di seluruh Indonesia dengan tarif yang sudah ada di tabel atas.
- Pemantauan 24 jam dari NOC Starlink kami, sehingga gangguan ketahuan sebelum Anda menelepon.
- Integrasi ke jaringan kantor, misalnya MikroTik, Ubiquiti, atau sistem CCTV yang sudah ada.
Ulasan menyeluruh tentang layanan, kecepatan, dan paket untuk semua tipe perangkat ada di artikel review lengkap internet Starlink Indonesia.
Pertanyaan yang Sering Masuk ke Kami
Apakah Starlink Gen 3 harus naik ke atap?
Tidak harus, karena kickstand bawaannya cukup untuk halaman atau balkon, asalkan langit di atasnya bebas halangan. Namun, atap tetap pilihan paling aman dari gangguan pohon dan bangunan tetangga.
Berapa banyak HP dan laptop yang bisa memakai satu unit?
Secara teknis, router bawaannya menampung sampai 235 perangkat. Untuk pemakaian nyaman, kami menyarankan 30 sampai 50 perangkat aktif per unit, lalu tambah unit kedua jika lebih dari itu.
Apakah harga Rp 5,9 juta sudah termasuk PPN?
Belum. Semua harga di halaman ini di luar PPN 11%, sama seperti halaman pemesanan. Untuk perusahaan, kami buatkan faktur pajak, jadi PPN-nya bisa Anda kreditkan.
Apakah hujan deras memutus koneksi?
Hujan sangat deras bisa menurunkan kecepatan selama beberapa menit, tetapi jarang memutus total. Antena Gen 3 menaikkan daya pancarnya sendiri saat cuaca buruk, sehingga koneksi umumnya bertahan.
Bisakah saya memakai router sendiri?
Bisa. Pertama, colokkan router Anda ke salah satu port LAN, lalu ubah router Starlink ke mode bypass lewat aplikasi. Cara ini cocok untuk kantor yang sudah punya sistem jaringan sendiri.
Apakah unit dari luar negeri bisa aktif di Indonesia?
Sering kali tidak, karena Starlink mengunci nomor seri pada wilayah pembelian. Karena itu, pastikan Anda membeli dari penjual yang mengirim dari gudang dalam negeri seperti kami.
Bisakah Starlink Gen 3 bekerja di kapal?
Bisa untuk kapal kecil di perairan pesisir dengan paket Mobile Regional. Namun, untuk pelayaran lintas negara dan kapal besar, Starlink mensyaratkan antena Flat High Performance dengan paket Global Prioritas.
Berapa lama pengiriman ke luar Jawa?
Dari gudang Jakarta, kiriman ke Kalimantan dan Sulawesi biasanya tiba dalam 3 sampai 5 hari kerja. Untuk Maluku dan Papua, siapkan waktu 5 sampai 10 hari kerja.
Siap Pasang Minggu Ini?
Starlink Gen 3 masuk akal ketika Anda butuh internet cepat di lokasi tanpa kabel. Begitu juga ketika operasional Anda tidak boleh berhenti. Hasil akhirnya bergantung pada tiga hal. Pertama, titik pasang yang lapang. Kedua, paket yang sesuai jumlah pengguna. Ketiga, tim dukungan yang menjawab ketika Anda butuh.
Jadi, ceritakan lokasi dan kebutuhan Anda, lalu kami bantu memilih paket dan titik pasang yang paling pas sebelum Anda membayar.
Diperbaharui 25 September 2026. Harga dan stok kami cek ulang setiap minggu.


